oleh Deny Hariyanto (16512306)
3 Juli 2013
3 Juli 2013
MBC day 3 diawali dengan apel pagi di selasar basement
Labtek VIII yang meliputi absensi peserta, penghitungan jumlah peserta, cek
spesifikasi harian, dan pengumpulan tugas. Namun, terdapat teman kami yang
belum mengumpulkan tugas tersebut ke Seiko. Setelah apel pagi, kami diajarkan
lagu supporteran HME yaitu Abu-Abu, HME Petirnya ITB, Apa Jadinya (versi wisuda
dan versi juara), dan Hanya Ada Satu. Seperti MBC day sebelumnya, para seniro dan
senorita menyanyikannya terlebih dahulu untuk memberitahu nadanya lalu kami menyanyikannya,
tapi kami tidak perlu menulis liriknya karena lagu-lagu tersebut sudah ada di
buku HME for Dummies.
Setelah itu, kami mendapat materi dari kementerian Keprofesian
HME dari program kerja mereka yaitu Buka Mata yang membahas isu-isu terkait
elektroteknik. Materi yang diberikan kepada kami adapun tentang IEEE (Institute
of Electrical and Electronics Engineering). IEEE adalah asosiasii nonprofit
terbesar di dunia yang bertujuan dalam pendidikan pengembangan teori dan
praktikum, bergerak dalam pengembangan inovasi, dan penerbitan jurnal. IEEE sebagai
sumber literature keelektroteknikan dengan persentase lebih dari 30% di dunia.
IEEE memiliki beragam topik yang dibahas dalam keelektroteknikan dalam hardware
maupun software dan memiliki tujuh macam member IEEE yaitu student member,
members, society affiliates, senior members, fellow member, honorary members,
dan life members. Kami juga diberitahu keuntungan menjadi member IEEE sebagai
mahasiswa elektroteknik, yaitu mendapat informasi teknologi masa kini, mendapat
wawasan keprofesian yang lebih, dan sumber bacaan jurnal penelitian
elektroteknik. Selanjutnya kami diberi
contoh jurnal dari IEEE, yaitu Gesture Tracking Device dan Smart Grid. Dari materi
kementerian Keprofesian kami mendapat bahwa kami sebagai mahasiswa
elektroteknik harus tahu perkembangan teknologi masa kini sehingga kita bisa
menciptakan ide terbaru bukan ide baru tapi teknologinya ketinggalan zaman.
Setelah kementerian Keprofesian HME, divisi Workshop juga
memberi materi tentang ngoprek, yaitu pembuatan NIM Tag menggunakan IC 555
Timer Analog. Laiu kami diberi tugas untuk membuat NIM Tag perindividu beserta
laporannya dan panji HME ukuran 120x180 cm dan 60x90 cm yang masing-masing tahan air. Dan juga untuk tugas resume day
berikut-berikutnya termasuk hari ini dikumpulkan melalui blog pribadi dan
diorganisir dalam blog angkatan. Dalam tugas ini, kami mendapat bahwa sebagai
mahasiswa elektroteknik harus terbiasa dalam ngoprek dan juga dalam dokumentasinya.
Setelah divisi Workshop, kementerian Kesra HME juga memberi
materi tentang kurikulum 2013 untuk semester 3 dan 4 untuk teknik elektro,
teknik tenaga listrik, maupun teknik telekomunikasi. Kami juga diberi
penjelasan tentang praktikum dan Lab Dasar yang memiliki peraturan yang ketat seperti contohnya kita tidak boleh
terlambat karena jika terlambat meski hanya 1 detik maka harus mengulang. Karena
itu, kami di MBC ini juga dibiasakan untuk tidak terlambat karena kesalahan
kecilpun bisa berakibat fatal pada hal lain.
Day 3 ini diakhiri dengan forum, kami menjawab tugas kami
yaitu tentang nama angkatan dan logo angkatan serta esensinya. Lalu para seniro
dan senorita mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kegagalan kami pada hari
ini maupun kegagalan kami yang masih terus terjadi. Karena itu, seniro dan
senorita mengganti Casio, Seiko, dan Vario. Dan juga kami masih ditantang untuk
mendatangkan kuorum 235 orang pada day berikutnya dan jika masih tidak
terpenuhi maka ketua angkatan tidak perlu datang. Pada akhir forum, kami sadar
bahwa kepedulian kami terhadap angkatan masih kurang sehingga kami masih
ditantang mendatangkan kuorum tersebut dalam meningkatkan kepedulian pada
angkatan kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar