16512306's Blog
Rabu, 04 Desember 2013
Rabu, 30 Oktober 2013
Jumat, 26 Juli 2013
Resume MBC HME ITB day 11
Oleh Deny
Hariyanto (16512306)
26 Juli
2013
MBC day
11 ini merupakan MBC day terakhir pada masa libur dan akan dilanjutkan kembali
pada masa kuliah semester 1 2013/2014. MBC diawali dengan apel pada pukul 13.00
di selasar basement Labtek VIII. Jumlah fisik kami yang hadir saat apel adalah
147 orang dan 21 orang sedang mengikuti diklat terpusat OSKM. Setelah itu,
dilakukan cek spesifikasi harian dengan spesifikasi harian untuk hari ini
adalah buku catatan, alat tulis, paying, nametag, NIMtag, tolak angina,
madurasa, jaket tebal, takjil bagi yang berpuasa, dan uang minimal Rp10000,00.
Sedangkan untuk dress code adalah pakaian olahraga non-ITB dan banyak dari kami
salah dress code karena pakaiannya terdapat lambing ITB ataupun memakai celana
training ITB.
Setelah itu,
kami diajarkan lagi tiga lagu supporteran HME, yaitu Masa Bodoh, HME Bawah
Tanah, dan Kami Bukan Bonek. Seperti pengajaran lagu sebelumnya, kami
diberitahu lirik masing-masing lagu, lalu para seniro dan senorita
menyanyikannya untuk mengajarkan nadanya, lalu kami menyanyikannya dengan nada
yang diajarkan.
Setelah diajarkan
lagu, kami dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok utara dan kelompok
selatan, untuk bermain games. Game pertama yaitu MBC Bulaga dengan peraturan
dipilih dua orang dari kelompok untuk bermain dengan satu orang untuk menebak
sesuatu yang berhubungan dengan MBC dan HME dengan melontarkan
pertanyaan-pertanyaan dan satu orang lainnya yang tahu jawabannya menjawab
pertanyaan satu orang tersebut dengan ya, tidak, atau bisa jadi. Permainan
tersebut cukup seru dan membuat tertawa karena pertanyaan-pertanyaan yang
dilontarkan seringkali tidak berhubungan jawaban tersebut. Game kedua yaitu
tebak keunikan dengan peraturan dipilih enam orang dari kelompok untuk maju dan
menuliskan tujuh keunikan diri sendiri pada secarik kertas dan dari
kertas-kertas tersebut dipilih satu untuk ditebak oleh kelompok lawan siapa
orang tersebut dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan tentang keunikan orang
tersebut yang dijawab iya, tidak, atau bisa jadi.
Setelah bermain,
kami diistirahatkan sampai pukul 15.45, lalu kami dimobilisasi secara sporadis
tiap empat banjar menuju lapangan basket A dan B di saraga ITB dengan jalur
yang berbeda-beda sesuai komando dari seniro. Disana beberapa dari kami bermain
basket melawan para seniro sedangkan yang lainnya supporteran lagu HME. Setelah
sekitar 15 menit permainan, hujan turun membasahi lapangan sehingga permainan
dihentikan. Setelah hujan yang hanya sekitar lima menit tersebut reda, kami meminta agar
permainan dilanjutakan, yaitu voli dan bentengan, namun seniro menolak karena
kondisi lapangan licin yang beresiko. Setelah itu kami dibubarkan dan diminta
untuk berkumpul kembali pada pukul 20.30 di selasar basement Labtek VIII dengan
memenuhi kuorum 174 orang.
Pada pukul
20.30, kami berkumpul di selasar basement Labtek VIII lalu dimobilisasi menuju
selasar basement Labtek VII. Disana diadakan forum yang membahas evaluasi
tugas-tugas kami dan materi-materi yang sudah diberikan. Dalam evaluasi tugas,
masih banyak yang belum mengumpulkan tugas isu elektroteknik, laporan NIMtag
berformat IEEE, dan buku angkatan. Untuk tugas isu elektroteknik dan laporan
NIMtag berformat IEEE masih ada yang belum mengumpulkan dikarenakan orang-orang
tersebut sudah di kota tempat tinggalnya dan
masalah dalam internet sedangkan untuk buku angkatan sendiri masih banyak yang
belum mengumpulkan karena mereka sudah di kota
tempat tinggalnya. Untuk buku lintas angkatan, ada beberapa dari kami yang
belum serius mewawancarai seniro, senorita, bandito, atau maharani dalam
menggali informasi mengenai pengalamannya. Dan dalam review materi, tentang
tujuan HME ITB, visi BP HME 2012/2013, RBK, elemen-elemen HME serta
strukturnya, kami ditekankan untuk tidak hanya hafal tetapi juga kami juga
mengerti. Dan juga kami ditekankan bahwa MBC adalah untuk kebaikan objek kader
maupun subyek kader serta untuk menumbuhkan angkatan kami yang lebih baik dari
angkatan sebelumnya. Setelah forum, kami menyerukan Mars HME sebagai penutup
lalu dimobilisasi pulang.
Rabu, 24 Juli 2013
Resume MBC HME ITB day 10
Oleh Deny
Hariyanto (16512306)
24 Juli
2013
MBC day
10 ini diawali dengan apel di selasar basement Labtek VIII pada pukul 13.45.
Jumlah fisik yang hadir 169 orang yang sangat jauh dengan kuorum yang
disepakati ketua angkatan yaitu 210 orang. Para seniro dan senorita sudah bosan
mmbicarakan tentang kuorum sehingga kami diberi konsekuensi berupa menuliskan
alasan mengapa dalam sepuluh day MBC hanya satu day yang memenuhi kuorum
minimal 80 kata pada blog angkatan bagian tentang kami lalu wajib di-share blog
tersebut melalui semua social media semua junior bonita. Lalu, kami cek
spesifikasi harian dan absensi.
Setelah
apel, kami menerima materi tentang Palapa HME ITB. Palapa adalah sebuah
community development dari HME yang dimulai dari tahun 2006 oleh angkatan HME
2005 pada saat menjalani MBC. Nama Palapa terinspirasi oleh sumpah palapa Gajah
Mada dan nama satelit pertama Indonesia .
Community development adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan memberdayakan
manusia untuk meningkatkan kualitas hidup yang dilakukan secara berkelanjutan.
Palapa pertama bernama Palapa Jaya. Palapa Jaya dilakukan di desa Jayamukti
kabupaten Garut dimulai tahun 2006 berupa membangun sebuah pembangkit listrik
tenaga air untuk menerangi desa tersebut karena desa tersebut belum terjangkau
istrik. Palapa II dilakukan di desa Mekarwangi kabutapen Garut di mulai tahun
2008 dan selesai tahun 2010 berupa membangun sebuah pembangkit listrik tenaga
surya karena desa tersebut salah satu desa yang belum terjangkau listrik juga. Palapa
III dilaksanakan di desa Mekarwangi juga namun Palapa III ini kegiatan yang
lebih fokus untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yaitu berupa
membangun rumah baca, membangun peternakan domba dan ikan lele, dan maintenance
PLTS berupa mengganti baterai.
Setelah
materi tersebut, kami diistirahatkan selama 30 menit lalu kami menerima materi
problem solving. Problem solving secara umum yang dilakukan adalah
identifikasi, analisis, strategi, lalu eksekusi. Tipe problem solving yang kami
dapat adalah D-S-P-A yaitu Define the problem (D), Structure the problem (S),
Prioritize issues (P), dan Action plan(A). D (Define the problem) adalah
identifikasi masalah menggunakan konsep SMART (Specific, Measureable,
Actionable, Realistic, dan Time bond). S (Structure the problem) berupa
menstruktur masalah menggunakan Issue Tree untuk menjabarkan solusi-solusi yang
dapat dilakukan untuk memecahkan masalah. P (Prioritize issues) dilakukan
dengan menggunakan Impact-Effort Matrix yang membagi solusi-solusi yang didapat
dengan ketentuan Impact dan Effort besar atau kecil, lalu melalui Impact-Effort
Matrix tersebut dapat ditentukan tahapan solusi-solusi yang dilakukan dengan
melihat prioritas solusi yang paling memungkinkan lebih dulu dilakukan. A
(Action plan) dilakukan untuk membagi pekerjaan dalam tim sehingga lebih
terstruktur.
Setelah
materi problem solving, kami diberi tugas proyek angkatan berupa community
service dengan spesifikasi maksimal dua bulan dari 24 Juli 2013 dan berada di
wilayah Bandung. Buku lintas angkatan diberikan kembali untuk diselesaikan bagi
yang sudah selesai dan juga ditambah dua orang bandito atau maharani dan
dikumpulkan kembali pada tanggal yang akan diberitahukan.
Kamis, 18 Juli 2013
Resume MBC HME ITB day 9
Oleh Deny
Hariyanto (16512306)
18 Juli
2013
MBC day 9
diawali dengan apel pagi di selasar basement Labtek VIII dengan jumlah peserta
yang hadir 195 orang. Kuorum sebanyak 215 orang tidak bisa terpenuhi lagi
meskipun kami sudah berusaha keras dalam mencapai kuorum tersebut baik dengan
baik berkumpul sekitar 2 jam sebelum MBC dimulai maupun menjemput teman kami
yang sedang sakit tetapi masih bisa mengikuti MBC. Setelah itu kami melakukan
cek absensi dan spesifikasi harian.
Selanjutnya
kami dimobilisasi menuju GKU Timur lantai 4 ruang 9231. Disana kami sudah
ditunggu oleh para seniro senorita dan presiden Kabinet KM-ITB periode
2013/2014, Nyoman Anjani. Materi yang diberikan disana adalah share pengalaman
presiden Kabinet KM-ITB baik tentang materi kepemimpinan dan KM-ITB namun juga
pengalaman pribadi dari Nyoman Anjani sendiri.
Mahasiswa
memiliki arti siswa yang memiliki tanggung jawab lebih tidak hanya dalam bidang
akademik tetapi juga dalam pengembangan karakter demi membangun Negara dan
mencerdaskan bangsa. ITB memiliki enam alat untuk membantu setiap mahasiswa
mengembangkan potensi dan karakter, yaitu HMJ, Unit, Tim Beasiswa, MWA-WM,
Kongres, dan Kabinet. Salah satu hal yang membedakan ITB dengan universitas
lain adalah KM-ITB yang berasas kekeluargaan dan melingkupi semua mahasiswa ITB sehingga semua mahasiswa
memiliki peran serta dalam keberlangsungan KM-ITB sendiri. Visi KM-ITB periode
2013/2014 adalah KM-ITB sebagai pelita pergerakan kaum muda untuk Indonesia . Kami
juga diberi materi kepemimpinan. Sama seperti yang dikatakan seniro Reinhart,
Nyoman Anjani juga berkata sebelum kita bisa memimpin orang, kita harus bisa
memimpin diri sendiri. Kunci dalam memimpin adalah know, show, lead. Know, kita
tahu jalan yang akan dituju. Show, kita menunjukkan jalan yang akan dituju.
Lead, kita memimpin jalan yang akan dituju. Dan juga dari salah seorang alumni
yang mengobrol dengan Nyoman Anjani, ada tiga cara sukses anak ITB yaitu
kecerdasan, keberanian, dan relasi. Sedangkan dari pengalaman pribadi Nyoman
Anjani, dia bercerita tentang hobi-hobinya dan perjalanan untuk menjadi
presiden Kabinet KM-ITB. Esensi yang saya dapat adalah dari seorang public
figure ITB kita bisa belajar dan terinspirasi untuk terus melangkah maju serta
keluar dari zona nyaman dan juga kita sebagai mahasiswa ITB anggota KM-ITB,
kita harus mengerti struktur KM-ITB sendiri sehingga kita tahu kita bisa
berperan dimana.
Setelah
kami diistirahatkan kami dikumpulkan kembali pukul 13.10 di selasar basement
Labtek VIII. Disana diadakan forum namun tanpa moderator dan juniro dan bonita
berbicara hanya jika diizinkan oleh seniro senorita. Disana dilakukan tes kenal
satu angkatan yang hadir. Kami yang semula sudah berkata siap namun saat
disuruh angkat tangan untuk tes kenal hanya segelintir orang yang mengangkat
tangan. Dari enam orang yang dites hanya tiga orang yang bisa kenal semua yang
hadir. Hasilnya cukup mengecewakan para seniro dan senorita sehingga kami
dipisahkan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengenal lebih dari 150
orang teman angkatan dan kelompok yang mengenal kurang dari 150 orang teman
angkatan. Kami yang mengenal lebih dari 150 teman angkatan dimobilisasi menuju
kantin bengkok bertemu dengan seniro Tatas. Seniro Tatas menyampaikan bahwa
kami harus memiliki inisiatif lebih untuk mengajak teman agar saling kenal
terutama bagi yang pendiam karena para seniro dan senorita berharap lebih
sehingga meski setelah MBC selesai keluarga Eltoro tetap satu serta erat dan
juga seniro senorita menginginkan angkatan kami lebih baik dari angkatan
sebelumnya sehingga semakin kedepan HME akan semakin baik. Dan teman kami yang
tinggal di selasar basement Labtek VIII melakukan brainstorming yang dipimpin
oleh seniro dan para tadis untuk mengeluarkan ide-ide dalam menyatukan angkatan
sehingga saling kenal. Kami yang sudah mengenal lebih banyak merasa bersalah
karena kami masih mementingkan diri sendiri dan belum peduli, seniro berharap
kami harus memiliki inisiatif yang lebih dalam merangkul agkatan.
Selasa, 16 Juli 2013
Resume MBC HME ITB day 8
Oleh Deny
Hariyanto (16512306)
16 Juli
2013
MBC day 8
diawali dengan apel pagi di selasar basement Labtek VIII dengan jumlah yang
hadir 192 termasuk dua orang yang terlambat. Jumlah ini kurang dari kuorum yang
sudah ditentukan melalui konfirmasi kehadiran pada hari sebelum day ini, yaitu
214 orang. Setelah itu, kami melakukan cek spesifikasi harian dan absensi.
Setelah apel pagi, day ini dilanjutkan dengan forum yang membahas realita
angkatan Eltoro. Yang dibahas adalah esensi dari persiapan wisuda dan eksekusi
wisuda, evaluasi wisuda, evaluasi tugas-tugas pribadi, kewajiban untuk menyapa
seniro, senorita, bandito, maupun maharani diluar MBC, dan kesalahan terbesar
saat persiapan wisuda.
Bahasan
pertama adalah esensi dari persiapan wisuda dan eksekusi wisuda. Esensi yang
didapat pada saat persiapan wisuda dan eksekusi wisuda yang dinyatakan juniro
dan bonita adalah membuat angkatan lebih kompak, kerjasama, kebersamaan,
keterampilan saat membuat properti, keprofesionalan saat performance, merupakan
budaya apresiasi untuk para gundala-gundili, rasa bangga, bersenang-senang
dalam satu angkatan, saling menghargai dan percaya dalam angkatan, management
waktu yang terlatih, dan menerapkan salah satu budaya HME yaitu perayaan
wisuda. Pesan dari salah satu seniro adalah terus pasang semangat tersebut
untuk seterusnya baik dalam MBC maupun setelah MBC.
Setelah
membahas esensi dari persiapan wisuda dan eksekusi wisuda, dilanjutkan dengan
evaluasi wisuda. Evaluasi yang dikemukakan adalah suara komando untuk bernyanyi
kurang terdengar hingga belakang barisan, tugas barikade yang belum jelas,
kerja kurang terstruktur saat persiapan wisuda, dan ketidaksiapan dalam cuaca
hujan saat eksekusi wisuda. Seniro berpendapat mengenai evaluasi tersebut.
Untuk suara komando yang kurang terdengar, disinilah fungsi dari pemain genderang
dalam menyamakan ritme sehingga barisan belakang mengetahui lagu yang
dinyanyikan. Untuk tugas barikade yang belum jelas, seniro mengatakan bahwa
tugas barikade sudah dijelaskan pada saat MBC day 6 yaitu untuk melindungi
gundala-gundili dari ancaman luar dan menjaga gundala-gundili tetap dalam
barisan. Untuk kerja yang kurang terstruktur saat persiapan wisuda, seniro
memberi solusi agar membuat timeline yang jelas dalam bekerja sehingga terdapat
batasan waktu dalam menyelesaikan sesuatu. Dan mengenai ketidaksiapan dalam
cuaca hujan, seniro mengatakan bahwa sebenarnya sudah ada rencana jika saat
eksekusi wisuda dalam keadaan hujan yaitu melalui jalur teduh, namun keinginan
gundala-gundili, yaitu menerobos hujan, adalah prioritas utama karena hari
wisuda merupakan hari mereka.
Bahasan
selanjutnya adalah evaluasi tugas-tugas pribadi. Untuk tugas isu-isu
elektroteknik baru 80% yang mengumpulkan, untuk tugas laporan NIM tag berformat
IEEE baru 90% yang mengumpulkan, review materi melalui blog masih banyak yang
terlambat mengumpulkan bahkan ada yang belum membuat bolg, dan buku angkatan
yang masih belum terlihat kemajuannya. Untuk itu ditentukan deadline untuk
pengumpulan tugas-tugas tersebut bagi yang belum mengumpulkan. Untuk isu-isu
elektroteknik dan laporan NIM Tag berformat IEEE harus dikumpulkan kamis 18
Juli 2013, untuk review melalui blog dari day 3-7 harus dibuat dan dikonfirmasi
hingga deadline sabtu 20 Juli 2013, dan buku angkatan harus selesai dan dikumpulkan
hari senin 22 Juli 2013. Jika ada yang tidak mengumpulkan tugas-tugas tersebut
maka namanya akan dicoret dari daftar peserta MBC. Dan juga kami diminta untuk
mengumpulkan peserta yang tidak hadir forum ini dan masih berada di Bandung untuk berkumpul
pukul 10.00 setelah day ini di selasar tersebut.
Bahasan
selanjutnya mengenai kewajiban dalam menyapa seniro, senorita, bandito, maupun
maharani diluar MBC. Ini dibahas karena
masih banyak junior dan bonita yang tidak menyapa saat berpapasan dengan seniro,
senorita, bandito, atau maharani. Maka dari itu ditekankan untuk kami menyapa
dan juga seniro, senorita, bandito, dan maharani menyapa balik saat disapa. Dan
juga untuk mengenal angkatan atas HME maka dibuat buku lintas angkatan yang
berisi tentang seniro, senorita, bandito, maupun maharani melalui teknis
wawancara. Untuk sabtu 20 Juli 2013 harus terkumpul 20 seniro, 10 senorita, 5
bandito dan maharani.
Bahasan
terakhir adalah mengenai kesalahan kami saat persiapan wisuda, yaitu merusak
sarana prasarana ITB. Dari kesalahan ini tidak ada satupun makna yang didapat
kecuali pembelajaran dari kesalahan. Kami satu angkatan termasuk bersalah
karena yang tidak merusak sarana prasarana tersebut tidak memperingati temannya
yang merusak tersebut. Banyak kerugian yang didapat dari ini baik itu merusak
nama baik HME maupun Eltoro.
Sabtu, 13 Juli 2013
Resume MBC HME ITB day 7
Oleh Deny Hariyanto (16512306)
13 Juli 2013
MBC day 7 diawali dengan apel
pagi di selasar GKU Timur. Kuorum fisik day ini adalah 215 orang dan kuorum ini
terpenuhi pada saat apel pagi yaitu 216 orang dan semakin bertambah saat
arak-arakkan wisuda. MBC day ini bertujuan untuk melakukan arak-arakkan wisuda
sehingga spesifikasi yang wajib dibawa yaitu paying dan semangat yang
dibuktikan dengan menyanyikan Mars Eltoro. Setelah itu, kami diajarkan lagu
Mars HME dan kami juga menyanyikannya dengan dipimpin oleh ketua angkatan kami.
Cara menyanyikannya yaitu menyanyi sambil tangan mengepal tangan keatas dan
menghentakkan kaki. Mars HME ini berfungsi untuk memngbangkitkan semangat serta
rasa kebanggaan.
Setelah apel pagi, kami
dibubarkan dan ditunggu di lapangan saraga ITB yang bertanda baliho HME ITB
pukul 13.00. Selama jeda sekita 3,5 jam kami mempersiapkan segala kebutuhan
untuk arak-arakkan wisuda maupun performance. Properti untuk arak-arakkan yaitu
Lampu Aladdin, Miniatur Istana Arab, Backdrop, Miniatur Unta, Karpet Terbang,
Miniatur Peti-peti berisi Emas, dan LED bertuliskan Selamat Wisuda. Dan untuk
kostum, untuk para performer dan maskot memakai kostum yang sudah ditentukan
dan untuk lainnya menggunakan properti massal yaitu kalung LED, bando LED, dan
sorban.
Saat pukul 12.15, kami
berangkat menuju lapangan saraga ITB melalui jalur teduh dikarenakan hujan.
Beberapa properti arak-arakkan, yaitu Lampu Aladdin, Miniatur Istana Arab,
Backdrop, dan Karpet Terbang, ditinggal diatas tunnel karena ukurannya cukup besar
dan proses mobilisasi yang sulit saat melewati tangga. Setelah tiba di saraga
ITB, kami menunggu giliran untuk arak-arakkan wisuda. Dan saat giliran kami
telah tiba, kami berbaris formasi U seperti yang sudah diajarkan pada MBC day
sebelumnya. Lalu setelah para gundala-gundili sudah membentuk barisan, kamipun
menyanyikan Mars HME dan membentuk barisan formasi arak-arakkan.
Kami pun mengarak para
gundala-gundili menuju tunnel lalu menuju lingkar luar barat kampus ITB hingga
ke gerbang depan kampus ITB. Kamipun menyanyikan lagu-lagu HME saat proses
mengarak, di tunnel kami menyanyikan EL Elektro dengan suara terbaik kami untuk
menepati janji kami pada MBC day sebelumnya. Proses mengarak cukup sulit untuk
para pembawa properti arak-arakkan karena cuaca hujan yang semakin deras, namun
semangat kami tidak luntur karena hujan sehingga kami tetap melakukan proses
arak-arakkan sambil berhujan-hujanan.
Setelah melakukan proses
arak-arakkan, kami tiba didepan gerbang kampus ITB untuk melakukan performance.
Meskipun hujan masih deras, para performer tetap melakukan performance dengan
semangat. Setelah melakukan performance, kamipun mengarak kembali para
gundala-gundili menuju selasar basement Labtek VIII. Kami Eltoro mendapat
apresiasi dari para seniro dan gundala-gundili karena semangat kami selama
proses arak-arakkan dan performance tidak luntur karena kondisi hujan. MBC day
ini lalu ditutup dengan menyanyikan Mars HME dan doa.
Langganan:
Postingan (Atom)