Kamis, 11 Juli 2013

Resume MBC HME ITB day 6

Oleh Deny Hariyanto (16512306)
11 Juli 2013

MBC day 6 diawali dengan apel pagi di parkiran mobil saraga ITB dengan jumlah fisik peserta 206 orang termasuk yang SP enam orang dan satu orang terlambat. Para seniro dan senorita masih kecewa karena jumlah fisik tidak memenuhi kuorum 228 orang serta ketidakjelasan sembilan orang yang tidak hadir. Angkatan kami sudah berusaha semaksimal mungkin dalam memenuhi kuorum 228 orang tersebut karena day MBC ini sudah diberitahukan tanggalnya pada day sebelumnya meskipun beberapa teman kami ada yang tidak menjawab konfirmasi maupun telepon kehadiran pada day ini. Para seniro dan senorita berharap semangat kami lebih besar dalam menyuarakan lagu HME meskipun jumlah fisik tidak memenuhi kuorum. Setelah itu kami cek absensi dan spesifikasi harian. Materi pertama yaitu kelanjutan lagu supporteran HME. Lagu yang diajarkan yaitu Disini EL, HME Himpunanku, dan Percayalah. Seperti sebelumnya, para seniro dan senorita menyanyikannya terlebih dahulu lalu kami menyanyikannya agar nada lagu mudah dihafal. Kami juga diminta untuk menyanyikan lagu-lagu supporteran yang sudah diajarkan tanpa melihat liriknya untuk mengetahui apakah kami satu angkatan sudah hafal semua lagunya, namun ada beberapa teman kami yang belum hafal beberapa lagu sehingga diminta seorang PJ untuk mengajarkan lagu kepada mereka.

Kemudian kami dimobilisasi menuju gerbang sabuga ITB yang berada di saraga ITB. Disana kami diberitahu formasi-formasi barisan yang akan digunakan untuk arak-arakkan wisuda sabtu mendatang. Formasi barisan ada dua yaitu formasi penyambutan gundala-gundili dan formasi arak-arakkan. Formasi penyambutan gundala-gundili yaitu Eltoro membentuk formasi barisan U di depan gerbang sabuga tersebut dengan spesifikasi barisan pusat 35 banjar dan barisan kanan-kiri menyesuaikan, maskot berada di pusat formasi barisan U tersebut, pada saf pertama diisi oleh performer, dan saf selanjutnya diisi oleh sisa performer dan massa Eltoro. Formasi arak-arakkan yaitu massa Eltoro membuat barikade barisan enam banjar disekeliling gundala-gundili yang sudah membentuk barisan empat banjar dan 31 saf dengan spesifikasi maskot berada di depan barisan dengan ujung kanan-kiri pengibar bendera, baris selanjutnya adalah para performer, lalu baris selanjutnya adalah para gundala-gundili yang sebelah kanan-kiri adalah massa Eltoro untuk membuat barikade, lalu baris selanjutnya adalah massa Eltoro lainnya. Formasi penyambutan gundala-gundili digunakan saat gundala-gundili keluar dari gerbang sampai mereka selesai membentuk barisan dan juga dengan menyanyikan EL Elektro. Formasi arak-arakkan digunakan setelah para gundala-gundili membentuk barisan sampai menuju gerbang depan kampus ITB melalui jalur tunnel, lalu menuju lingkar luar barat kampus menuju gerbang depan kampus ITB dan juga dengan menyanyikan lagu-lagu supporteran HME sesuai komando. Untuk formasi arak-arakkan pada saat di tunnel barisan akan menyesuaikan pintu masuk tunnel secara sporadis lalu setelah melewati tunnel, formasi arak-arakkan harus dibentuk secepat mungkin. Dan kami telah berjanji bahwa pada saat arak-arakkan di tunnel suara kami harus dapat terdengar sampai gerbang depan kampus ITB untuk membanggakan acara wisuda gundala-gundili.


Lalu setelah materi di saraga, kami diistirahatkan selama sekitar dua jam lalu berkumpul kembali di selasar basement Labtek VIII. Disana diadakan forum yang membahas persiapan acara wisuda. Topik pertama yaitu kemajuan properti. Properti perform sudah sekitar 70% yang meliputi karpet terbang, lampu aladin, dan backdrop. Sedangkan untuk properti massal yaitu kostum ada yang menyewa untuk maskot dan yang lainnya diusahakan membuat sendiri. Kendala dalam kemajuan properti adalah kurangnya SDM dikarenakan banyaknya massa Eltoro yang diklat divisi dan juga karena waktu yang bersamaan dengan bulan puasa. Solusinya yaitu maksimalkan massa angkatan yang hadir serta pembagian kerja agar efektif. Topik selanjutnya yaitu kemajuan performance. Dalam performance seluruh gerakan sudah dibuat dan dicoba melalui gladi kotor sehari sebelum day MBC ini. Performance dibagi menjadi tujuh scene, yaitu tari seribu tangan, tari perut, tari rakyat, tari jin, tari berpasangan, tari perang dan flashmob. Kami diminta untuk membagi waktu yang diberikan, yaitu tujuh menit, yang dimulai dari awal masuk menuju lapangan performance. Lalu topik terakhir adalah SDM massa Eltoro dalam acara wisuda sabtu mendatang. Kami diminta untuk mendata kehadiran semua massa Eltoro yang akan diberikan datanya kepada seniro dan senorita sehari setelah day ini serta kami diminta untuk kami semua massa Eltoro hafal semua lagu yang sudah diajarkan untuk arak-arakkan wisuda sabtu mendatang agar tidak mengcewakan gundala-gundili.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar